
Hair Transplant adalah sebuah prosedur bedah plastik yang dilakukan dengan cara memindahkan rambut ke area kepala yang mengalami penipisan atau kebotakan. Umumnya, area donor yang digunakan adalah dari bagian belakang kepala, dan nantinya dipindahkan ke bagian depan, samping, ataupun atas kepala. Hair Transplant juga dikenal dengan beberapa istilah, seperti transplantasi rambut, tanam rambut, dan cangkok rambut.
Prosedur Hair Transplant
- Pembersihan secara menyeluruh pada area kulit kepala.
- Pemberian anestesi lokal.
- Mengambil rambut atau kulit kepala dari area donor.
- Proses penanaman rambut pada area yang mengalami kebotakan.
Manfaat Hair Transplant
Hair Transplant berguna untuk mengatasi penipisan dan masalah kebotakan pada rambut. Baik itu karena faktor usia, bekas luka, ataupun cedera. Dengan Hair Transplant, seseorang juga dapat lebih percaya diri dengan penampilan rambutnya.
Tips Hair Transplant
- Konsultasi dengan ahli bedah plastik terkait ekspektasi.
- Lakukan pengecekan kesehatan terutama pada area kulit kepala dan rambut.
- Kurangi konsumsi alkohol dan kebiasaan merokok.
- Pergi ke klinik bedah plastik yang terbaik dan kredibel.
Pasca Prosedur Hair Transplant
Setelah prosedur biasanya pasien akan mengalami sedikit rasa nyeri. Untuk itu, dokter menyarankan pasien untuk mengonsumsi obat anti nyeri, antibiotik untuk mengurangi risiko infeksi, dan obat anti-inflamasi untuk meminimalisir pembengkakan.
Prosedur Hair Transplant
Dalam tindakan prosedurnya, Hair Transplant memiliki dua teknik utama yaitu FUE dan FUT. Berikut adalah penjelasan tentang kedua teknik tersebut:
Follicular Unit Extraction (FUE)
FUE adalah sebuah teknik transplantasi rambut yang dilakukan dengan mencukur atau mencabut rambut pada bagian belakang kepala terlebih dahulu. Dengan teknik ini, rambut yang sebelumnya telah dicabut, akan ditanamkan pada area kulit kepala yang mengalami kebotakan.
Follicular Unit Transplantation (FUT)
FUT adalah teknik tanam rambut yang dilakukan dengan mengambil sebagian kulit kepala yang dianggap lebih sehat dan subur. Setelah kulit kepala tersebut diambil, nantinya kulit tersebut akan ditanamkan pada area yang mengalami kebotakan. Potongan kecil dari kulit kepala ini, biasanya akan berisi beberapa folikel rambut.
Prosedur Hair Transplant sendiri, dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu:
-
Pembersihan
Tindakan prosedur dimulai dengan proses pembersihan. Biasanya, proses pembersihan akan dibantu oleh terapis kecantikan, atau asisten dari dokter yang bersangkutan. Proses pembersihan akan dilakukan secara menyeluruh pada bagian kepala.
-
Anestesi
Pada operasi tanam rambut, dokter akan memberikan jenis anestesi lokal pada pasien. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir rasa sakit, serta membuat pasien tetap merasa nyaman saat tindakan prosedur sedang dilakukan.
-
Mengambil Rambut dari Area Donor
Setelah efek anestesi mulai bekerja, dokter akan mulai mengambil rambut dari area donor. Hal ini bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama adalah dengan mengambil rambut secara satu-persatu atau perhelai, dan yang kedua adalah dengan mengambil potongan selembar kulit dari area donor pasien.
-
Proses Cangkok Rambut
Proses pencangkokan rambut juga dapat dilakukan secara perhelai, ataupun langsung menggunakan selembar kulit yang sebelumnya telah diambil. Jumlah rambut yang akan dicangkok pun tergantung dari kondisi pasien.
Prosedur Hair Transplant membutuhkan waktu sekitar 4-8 jam. Hal ini tergantung dari jumlah rambut yang akan ditanam, serta kondisi kebotakan yang dialami oleh pasien. Semakin banyak jumlah rambut yang ditanam, tentu waktu yang dibutuhkan pun akan semakin lama.
Kandidat yang Disarankan dan Tidak Disarankan untuk Hair Transplant
Pada dasarnya, prosedur transplantasi rambut dilakukan untuk tujuan estetika. Artinya, prosedur ini bertujuan untuk memperbaiki, meningkatkan, dan mempercantik tampilan rambut. Dengan proses pencangkokan rambut, diharapkan rambut dapat tumbuh dengan subur seperti sedia kala.
Ada beberapa kandidat orang yang disarankan untuk melakukan operasi ini, yaitu:
- Orang yang mengalami kebotakan dini.
- Orang dengan masalah pola kebotakan.
- Orang yang mengalami penipisan rambut.
- Orang yang mengalami kebotakan akibat luka ataupun cedera pada kulit kepala.
Selain kandidat yang disarankan, ada juga kandidat yang tidak disarankan untuk melakukan prosedur ini, seperti:
- Orang dengan kebotakan secara menyeluruh.
- Orang yang tidak memiliki area donor rambut sehat.
- Orang dengan bekas luka keloid di kulit kepala baik itu karena cedera ataupun operasi.
- Orang yang mengalami kebotakan akibat pengobatan kemoterapi.
Beberapa kriteria di atas sangat penting untuk kalian perhatikan. Oleh karena itu, sebelum tindakan operasi dilakukan, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter terkait. Pastikan juga untuk melakukan pengecekan terhadap riwayat kesehatan, serta area tindakan yang ingin dioperasi.
Risiko dan Efek Samping Hair Transplant
Setiap tindakan bedah pasti memiliki risiko dan efek samping. Begitu pula dengan prosedur tanam rambut. Namun perlu diketahui, efek samping dari tanam rambut biasanya terbilang ringan, dan akan hilang dalam waktu yang cukup singkat.
Berikut adalah beberapa risiko dan efek samping dari prosedur transplantasi rambut:
- Berdarah dan mengalami infeksi ringan.
- Pembengkakan di area kulit kepala.
- Memar di sekitar area mata.
- Timbul rasa gatal dan mati rasa pada area tindakan.
- Terbentuknya kerak pada area tindakan.
- Folikulitis atau peradangan pada folikel rambut.
- Rambut baru terlihat tidak alami.
- Kerontokan rambut secara tiba-tiba, namun biasanya hal ini hanya sementara.
Menurut dokter spesialis bedah plastik dari Beautylogica, gejala-gejala tersebut memang dapat muncul setelah operasi tanam rambut dilakukan. Namun biasanya, gejala-gejala tersebut dapat hilang dalam beberapa hari/minggu ke depan.
Masa Pemulihan Hair Transplant
Ketika operasi selesai dilakukan, tekstur kulit kepala mungkin akan sangat lembut. Oleh karena itu, dokter biasanya akan menyarankan pasien, untuk menggunakan perban terlebih dahulu. Hal ini dilakukan sekitar 1-2 hari pertama pasca tindakan operasi dilakukan.
Setelah 2-5 hari operasi dilakukan, kebanyakan orang sudah dapat beraktivitas normal seperti biasa. Lalu dalam 2-3 minggu ke depan, biasanya rambut yang ditanam akan mengalami kerontokan. Namun hal ini tidak perlu kamu khawatirkan. Sebab, kondisi ini memang gejala alami dari prosedur tanam rambut.
Ketika kerontokan telah selesai, barulah pasien dapat melihat pertumbuhan rambutnya. Dalam 6-9 bulan pasca prosedur, umumnya pasien akan melihat sekitar 60% pertumbuhan rambutnya. Setelah jangka waktu tersebut, barulah rambut akan tumbuh secara normal seperti sedia kala.
Berapa Biaya yang Dibutuhkan untuk Hair Transplant?
Harga untuk transplantasi rambut sebenarnya cukup bervariasi. Ada beberapa faktor yang menentukan, misalnya seperti teknik yang digunakan, jumlah rambut yang ditanamkan, dll. Biaya transplantasi rambut, biasanya juga dihitung per-graft.
Dari beberapa riset yang telah kami lakukan, biaya tanam rambut dengan teknik FUT, kisaran harganya adalah sekitar Rp50.000/graft. Lalu dengan teknik FUE, biaya yang dibutuhkan adalah sekitar Rp75.000/graft.
Di beberapa klinik kecantikan pun, biasanya juga menyediakan paket yang dihitung per-500 graft, 1.000 graft, 1.500 graft, dan 2.000 graft. Kisaran harganya adalah sekitar Rp25.000.000 – Rp80.000.000. tergantung dari jumlah graft yang dipilih
Rekomendasi Klinik Hair Transplant di Indonesia
Untuk melakukan Hair Transplant, kini kamu tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar negeri. Pasalnya, kini sudah banyak klinik bedah plastik yang menyediakan jasa operasi ini. Salah satunya adalah klinik kecantikan Beautylogica yang berada di area Jakarta.
Berdiri sejak tahun 2017, Beautylogica Clinic memang sudah dikenal sebagai salah satu klinik bedah plastik terbaik dan terlengkap di Indonesia. Hingga kini, Beautylogica telah mampu menyediakan lebih dari 30 jenis tindakan bedah plastik, termasuk Hair Transplant.
Beautylogica Clinic juga menghadirkan para ahli bedah terbaik yang telah teruji pengalamannya. Oleh karena itu, soal kualitas tentu saja Beautylogica sudah tidak bisa diragukan lagi. Lokasi praktiknya pun cukup strategis. Berikut adalah alamat lengkap dari klinik Hair Transplant Beautylogica:
Beautylogica Clinic Mangga Besar
Jl. Raya Mangga Besar No.103, Mangga Besar, Kec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11170
Beautylogica Clinic Pejaten
Jl. Pejaten Raya No.033, RT.9/RW.10, Jati Padang, Kec. Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12540
Nah, tunggu apa lagi? Bagi kamu yang ingin melakukan Hair Transplant, yuk segera kunjungi Beautylogica Clinic! Untuk informasi dan reservasi lebih lanjut, segera hubungi kami di nomor 0819 0500 0000.
BEFORE & AFTER



